RAGAM KREATIVITAS PLASTISIN DAN TANAH LIAT (GERABAH) SEBAGAI WUJUD PEMAHAMAN PEMBELAJARAN SISWA SDN MAKASAR 01 PAGI | SDN MAKASAR 01 PAGI
  • SDN MAKASAR 01 PAGI
  • Modern, Digitalisasi dan Inovasi Tanpa Batas
  • info@sdnmakasar1-jkt.sch.id
  • 0218011648
  • Pencarian

RAGAM KREATIVITAS PLASTISIN DAN TANAH LIAT (GERABAH) SEBAGAI WUJUD PEMAHAMAN PEMBELAJARAN SISWA SDN MAKASAR 01 PAGI

Plastisin dan Tanah liat (gerabah) sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan pemahaman pembelajaran siswa SDN Makasar 01 Pagi.

Kelas 1A, 1B ,2B dan 4A telah membuat karya plastisin yang memiliki aneka rupa dan bentuk daya hayal yang diciptakan membuat pacuan diri siswa/i semakin kreatif terutama untuk memanifestasi lingkungan menjadi ragam bentuk tanah liat (gerabah) dan plastisin. Siswa/i SDN Makasar 01 telah memanfaatkan paham konstruktivisme dari guru kelas yang telah menyampaikan materi sehingga pemahaman kognitif muncul melalui indera pengelihatan dan keterampilan diwujudkan melalui indera peraba dimana siswa/i SDN Makasar 01 Pagi telah berhasil mengkolaborasikan pemahaman pembelajarannya sehingga lahirlah seni karya yang mengandung nilai estetik dan edukatif melalui tangan-tangan cilik tersebut yang merupakan daya psikomotor.

Pengaruh pembelajaran siswa kelas rendah cendrung meningkat saat menggunakan pendekatan problem base learning dalam pembelajaran SBdP dimana masalah yang telah di kemukakan oleh wali kelas di ubah kedalam benda kongkret atau tiga dimensi telah di buktikan oleh salah satu penelitian Noviansyah Dkk. (2019)

Pemahaman tersebut didukung oleh wali kelas 1A Ibu Sudaryanti, Wali kelas 1B Ibu Alin, Wali kelas 2B Ibu Lubis, dan kelas 4A Bu Nova yang didampingi oleh Ibu Wuri Keempat wali kelas merasa sangat bangga kepada siswa/i tentunya dengan bimbingan orang tua di rumah telah menyukseskan pembelajaran mengenal ragam bentuk tiga dimensi secara kongkret melalui karya plastisin dan tanah liat (gerabah)

Perlu diketahui bahwasannya proses pembuatan bentuk karya  tiga dimensi dari tanah liat (gerabah) cendrung kebih lama dibandingkan plastisin karena terdiri dari beberapa tahapan berikut:

  1. Proses pemilihan dan pengambilan tanah liat
  2. Proses pengolahan tanah liat
  3. Proses pembentukan tanah liat
  4. Proses penjemuran gerabah
  5. Proses pembakaran gerabah
  6. Proses finishing atau penyempurnaan

Dilansir dari laman brewsuniq.com.

Sebab itulah penggunaan media plastisin cendrung lebih efektif dalam waktu pembuatan namun tidak dapat bertahan lama dalam mempertahankan wujud karena jika tidak terlindungi wujud plastisin akan rusak berbeda dengan tanah liat (gerabah) yang akan mengeras jika sudah di bakar dan di jemur namun tanah lihat akan berwarna polos kecokelatan jika tidak di berikan cat warna.

Sebab itu plastisin cendrung lebih banyak di manfaatkan selain harganya yang relatif murah sekutar 1.000 – 10.000 rupiah plastisin cendrung memiliki ragam warna sehingga tidak perlu di cat karena sudah terlihat menarik. Praktik plastisin tidak hanya di gunakan dalam pembelajaran SBdP namun juga IPA di kelas IV A yang di jadikan sebagai materi ulangan harian praktik Tema 8 Daerah tempat tinggalku subtema 3 sebagai materi gaya dapat merubah bentuk benda dengan membuat ragam hewan dan tumbuhan di sekitar daerah tempat tinggal dan yang telah dijumpai oleh siswa/i kemudian di prsentasikan di depan kelas sehingga siswa/i belajar untuk percaya diri (self confident) menyampaikan hasil karyanya di depan teman-teman sekelas.

Berikut ini adalah hasil dokumentasi karya plastisin dan tanah liat (gerabah) kelas 1A, 1B

Berikut ini adalah hasil dokumentasi karya plastisin kelas 2B

Berikut ini adalah hasil dokumentasi karya plastisin kelas 4A

Ragam kreativitas semakin berkembang dengan adanya media pembelajaran plastisin dan tanah liat (gerabah) yang merupakan akses pengetahuan siswa/i untuk membuktikan pemahamannya dalam pembelajaran sehingga guru dapat mengindetifikasi taraf ainul siswa/i yang merupakan salah satu strategi guru yang saling terintegrasi mulai dari awal pembelaharan penanaman materi sampai hasil akhir evaluasi.

 Semoga karya siswa/i SDN Makasar 01 dapat terus berkembang sebagai wujud pengembang pengetahuan dan tidak hanya terpaku dalam materi SBdP dan IPA namun juga pelajaran lainnya yang tentu dapat dikaitkan dengan praktik plastisin dan tanah liat. Tetap semangat untuk selurih siswa/i SDN Makasar 01 Pagi terus bangkitkan semangat belajar  melalui kreativitasmu!.

Masa depan adalah milik mereka yang lebih banyak belajar keterampilan dan menggabungkannya dengan cara-cara yang kreatif – Robert Greene.

 

Penulis : Nova Mira Rizky Wulandari, S.Pd

Komentari Tulisan Ini